Wednesday, October 27, 2010

Syiah Memandang, Pindahnya Orang Sunni ke Nasrani Lebih Menyenangkan Daripada Tetap Menjadi Sunni

0 comments

Lihat video ini..Begitu menyayatkan hati..Subhanallah..

Pengkhianatan Syiah sudah sampai puncaknya, dimana mereka berusaha keras menghadapi Ahlu sunnah. Sampai-sampai salah seorang penguasa Iran berpikir hendak memanggil kelompok-kelompok missionaris guna membuat perjanjian dengan mereka untuk mengkristenkan kaum muslim Sunni suku Kurdi.


DR. Amal As-Subki dalam bukunya Tarikh Iran As-Siyasi mengatakan:

"Dari beberapa hal yang benar-benar mengkhawatirkan dalam politik kristenisasi Amerika adalah, ditanda tanganinya kesepakatan antara masing-masing pemerintahan Iran, Irak, dan Turki di Adenbera 1910.



Kesepakatan itu secara terang-terangan merekomendasikan kepada Gereja Evangelis Louseri untuk melakukan penyebaran agama Kristen di antara masyarakat suku Kurdi muslim yang ada di ketiga negara Islam tersebut. Pemerintahan Iran pada masa Syah Reza Pahlavi telah memperbaharui kesepakatan itu pada tahun 1928. Maksud dari Syah Iran ini adalah untuk merealisasikan berbagai macam tujuan, di antaranya:



Pertama; Mengurangi kepadatan (jumlah) penduduk Kurdi yang telah menetap di Azarbaijan Iran sejak ratusan tahun yang lalu, yang sering kali bekerja sama dengan Turki yang Sunni melawan Iran, untuk menyelamatkan mereka dari kezhaliman.



Kedua; Menghancurkan kekuatan mereka dengan mengubah sebagian besar dari mereka menjadi Kristen, paska sikap pemerintah Turki yang berubah dalam mendukung mereka setelah revolusi Kamal Ataturk pada seperempat pertama abad kedua puluh.



Ketiga; Meleburkan identitas Kurdi (Sunni) dalam nasionalisme Iran, untuk memantapkan kekuasaan atas mereka dan mencegah bersatunya nasionalisme Kurdi dengan rekan-rekannya di Irak, Turki dan Syiria.



Sungguh. Aneh Cara Berpikir Para Pengkhianat Itu!

Apakah Ali bin Abi Thalib atau salah satu dari Ahlul Bait rela dengan keluarnya seseorang dari Islam menjadi Nasrani atau yang lainnya?!



Kemudian mereka memandang orang-orang Kurdi (orang-orang Sunni), seandainya mereka berubah menjadi Nasrani, ketajaman mereka akan tumpul, lalu mereka akan terbebas dari kejahatan orang-orang. Kurdi.



Ini bukanlah sekadar permainan politik. Tetapi, sudah seperti inilah keyakinan orang-orang Syiah. Seorang Nashibi (Sunni) lebih dahsyat kekufurannya daripada seorang Nasrani atau Yahudi. Karena itulah para imam mereka memperbolehkan shadaqah kepada kafir dzimmi dan tidak boleh kepada orang Sunni.



Ayatullah mereka, Khomeini berkata:

"Yang menjadi pertimbangan untuk orang yang diberi shadaqah Sunnah adalah kefakiran bukan karena keimanan dan Islam. Maka orang kaya boleh memberikannya kepada kafir dzimmi dan orang yang melanggar (mukhalif), walaupun mereka orang asing. Dan tidak boleh diberikan kepada Nashibi (Sunni) dan kafir harbi, walaupun mereka kerabat (jadi bagi mereka, orang Ahlu sunnah disamakan dengan orang kafir harbi)." 58



Ini berarti bahwa perbuatan ini, yaitu kesepakatan gerakan-gerakan kristenisasi terhadap orang-orang suku Kurdi, bukan hanya pandangan Syah Reza Pahlavi, orang yang juga ditentang oleh Khomeini, tetapi juga pandangan Khomeini dan sebagian besar orang-orang Syiah Rafidhah yang ekstrim.

IFF Satu Penghinaan Kepada Islam & Malaysia

0 comments


Festival Fesyen Islam (IFF) yang diadakan di Monte Carlo pada 9 Ogos lalu merupakan satu penghinaan kepada Islam.
Festival busana tersebut dinaungi oleh isteri perdana menteri Rosmah Mansor.
"Penganjuran Festival Fesyen Islam, walaupun namanya Islam, tetapi ia jelas menghina Islam apabila menampilkan model yang berpakaian menjolok mata. Lebih menyedihkan apabila model terbabit memakai baju yang tertulis 'Muhammad' dalam bahasa Arab dalam keadaan terbalik."Soalnya, apakah mesej yang hendak disampaikan oleh penganjur dalam festival ini melainkan berniat mahu menghina Islam? Lebih dari itu, mengapakah Datin Seri Rosmah Mansor terlibat secara langusng merasmikan dan menaungi festival ini.

Berikut beberapa pandangan dari Dr. Maza :


1. Berdasarkan apa yang ditonjol, jelas bahawa mengaitkan fesyen-fesyen tersebut dengan Islam adalah satu penghinaan. Sama sekali ia tidak islamik. Penganjur amat salah jika menyangka Islamic design dan Islamic fashion hanya berkaitan dengan penonjolan tulisan yang berunsur Islamik tanpa memahami soal etika dan hukum-hakam syarak.



2. IFF boleh memberikan gambaran salah yang serius mengenai pakaian dalam Islam. Ia juga melambang kecelaruan fikiran mereka yang terlibat.



3. Islam tidak menghalang fesyen untuk wanita, tetapi mesti dengan prinsip dan etika yang tersendiri. Penganjuran fesyen pakaian itu tidak salah, tetapi konsep dan pengisiannya IFF itu salah disebabkan tidak memahami prinsip dan etika dalam hal ini.



4. Mereka yang terlibat hendaklah memohon maaf kepada umat Islam dan mengisytiharkan kepada awam bahawa yang dianjurkan itu bukanlah ‘Islamik’.



5. Bahaya untuk isteri pemimpin utama negara Islam terlibat dengan hal-hal yang seperti ini. Ia akan memberikan mesej Islam yang salah kepada dunia, apatah lagi Malaysia dianggap salah sebuah negara Islam yang penting.



6. Kepimpinan negara akan rosak jika isteri-isteri pemimpin utama ini cuba menonjolkan diri sehingga tidak teliti dan tidak lagi memikir buruk baik sesuatu tindakan. Perbuatan seperti ini akan merosakkan kepimpinan sesebuah negara yang majoritinya muslim.



7. Saya mencadangkan kepada mereka yang berminat menganjurkan pertunjukan ‘Islamic fashion’ mewujudkan penasihat syariah terlebih dahulu. Mereka boleh menjemput ilmuwan yang lebih terbuka dan fleksibel tetapi mengikut prinsip-prinsip umum syarak.

Sunday, August 8, 2010

tahsin

0 comments

Sunday, July 11, 2010

Tatacara Saf Solat Yang Sempurna

0 comments

Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasalam bersabda (yang artinya):

“Luruskan shaf-shaf kalian, karena meluruskan shaf termasuk kesempurnaan shalat”

(Hadits riwayat Bukhari, dalam Fathul Bari No 723)

Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasalam bersabda (yang artinya):

“Benar-benarlah kalian meluruskan shaf-shaf kalian

atau Allah akan membuat berselisih di antara wajah-wajah kalian”

(Hadits riwayat Bukhari 717, Muslim 127, Lafadz ini dari Muslim)

Berkata Imam An Nawawi, “Makna hadist ini adalah akan terjadi di antara kalian permusuhan, kebencian dan perselisihan di hati”

Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasalam bersabda (yang artinya):

“Luruskan shaf kalian, jadikan setentang di antara bahu-bahu,

dan tutuplah celah-celah yang kosong,

lunaklah terhadap tangan saudara kalian

dan jangan kalian meninggalkan celah-celah bagi syaithon.

Barangsiapa menyambung shaf maka Allah menyambungkannya

dan barangsiapa memutuskannya maka Allah akan memutuskannya”

(Hadits riwayat Bukhari, Abu Dawud 666)

Dishahihkan Syaikh Al Albany dalam Shahih Sunan Abi Dawud

Dari Abu Qosim Al Jadali berkata: Aku mendengan Nu’man Bin Basyir berkata,

“Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasalam menghadapkan wajahnya kepada manusia

dan bersabda (yang artinya): Luruskan shaf-shaf kalian (3 kali) !

Demi Allah benar-benar kalian meluruskan shaf-shaf kalian

atau Allah akan menjadikan hati kalian berselisih”

Nu’man berkata, “Maka aku melihat seseorang

melekatkan bahunya dengan bahu kawannya,

lututnya dengan lutut kawannya,

mata kaki dengan mata kaki kawannya”

(Hadits riwayat Abu Dawud 662, Ibnu Hibban 396, Ahmad 4272)

Dishahihkan Syaikh Al Albany dalam As Shahihah No 32



Dinukil dari SALAFY Edisi XI/Jumadil Akhir/1447/1996

gambar dari www.wira.co.nr

Sumber: Majalah Dinding AL-ILMU

Majelis Ta’lim Salafy STT Telkom Bandung

Tuesday, June 15, 2010

Bulan Rejab...Hakikatnya bermula dan berakhir dengan kesucian hati kita.

0 comments



Pendahuluan
Rejab semakin melabuhkan tirainya. Namun, kita masih berperang mencari hakikatnya.
Antara benar dan salah.. sahih dan palsu menjadi pertikaian. Zaman kita kekadang yang benar dianggap salah. Dan yang salah dianggap benar. Amat kejam sekali. Zaman ini persis wanita yang mengandung. Lihatlah apa yang berlaku padanya dalam sekelip mata. Lebih-lebih lagi apabila penguasaan ilmu dan iman semakin tidak dipedulikan manusia.

Sehinggakan ada pihak yang menggelarkan diri mereka sebagai sarjana cuba menakut-nakutkan umat Islam dari melakukan amalan di bulan rejab. Alasannya, hadis yang berkaitan dengan kelebihan bulan rejab adalah palsu. Sedangkan kepalsuan yang didakwa hanya berdasarkan kepada pendapat satu riwayat hadis dan pandangan seorang ulamak sahaja. Iaitu Ibn Qayyim al-Jauziyyah. Soalnya, apakah pandangan ini mewakili dunia kesarjanaan Islam keseluruhannya?

Ada pula yang sengaja mendatangkan dalil-dalil yang berat sebelah bagi mengikis keistimewaan bulan rejab. Bahkan melarang umat Islam melakukan amalan mendekatkan diri kepada Allah dengan tuduhan hadis berkenaan semuanya palsu, taksub pahala dan sebagainya. Ayuh, bukalah sedikit ufuk minda kita untuk menemui hakikatnya.

Bandingkan definisi, tafsiran dan keistimewaan rejab yang dikemukakan ini dengan dakwaan golongan yang menentangnya. Penulis menghidangkan hakikat Rejab dan keistimewaanaya menerusi kitab al-Ghunyah li thalib Thariq al-Haq karangan Syeikh Abd Qader al-Jaylani. Beliau merupakan Sultan para Wali dan terkenal sebagai seorang ulamak yang menghimpunkan ilmu zahir dan batin. Beliau juga terkenal dengan pakar hadis di zamannya. Keilmuan dan keimaman beliau turut diperakui sendiri oleh Ibn Taimiyyah dan Ibn Qayyim al-Jauziyah dan seluruh cendikiawan Islam.

Pendekatan
Dalam memahami selok-belok rejab kita perlu cermat membuat penilaian terhadap sumber-sumber yang berkaitan dengannya. Tegasnya, Al-Qur’an, al-Hadis, pandangan ulamak muktabar dan fatwa berkaitan perlu dipersembahkan secara jujur dan telus. Ia boleh membantu kita dalam memahami kes berkaitan dan memberi justifikasi yang jelas dalam pelaksanaan. Paling tuntas, kita tidak mencemuh dan menuduh mereka yang ikhlas melakukan kebaikan.

Apabila kita meneliti kepelbagaian sumber yang ada ditangan para ulamak, didapati rejab ada keistimewaannya yang tersendiri. Maka tidak hairanlah intisari (matan) hadis “Rejab bulan Allah, Sya’ban bulanku dan ramadhan bulan umatku..” disokong oleh ramai para ulamak muktabar.

Antaranya, Imam Hibbatullah bin Mubarak. Beliau meriwayatkan keistimewaan rejab berdasarkan sanad-sanadnya yang jelas sebagaimana yang direkodkan oleh Syeikh Abd Qader al-Jaylani di dalam al-Ghunyah. Oleh, amat baik jika diperhatikan siapa beliau dan bagaimana qualiti sanad-sanad yang diriwayatkannya.

Tambahan pula, matan hadis : “Rejab bulan Allah, Sya’aban bulanku, ramadhan bulan umatku…” tidak bertentangan dengan nas al-Qur’an. Sebaliknya selari dengan perisytiharan Allah SWT pada surah al-Taubah ayat 36 tentang empat bulan haram yang dimaksudkan : Rejab, Zulqaedah, Zulhijjah dan Muharam.

Imam al-Qurtubi di dalam tafsirnya menyifatkan Nabi SAW sendiri pernah menegaskan bahawa rejab itu adalah bulan Allah. Iaitu bulan Ahlullah. Dan dikatakan penduduk (mukmin) Tanah Haram itu Ahlullah kerana Allah yang memelihara dan memberi kekuatan kepada mereka.” (al-Qurtubi, Jami’ Ahkam al-Qur’an, hlm 326 juz 6)

Imam Abu Daud pula membawa intisari hadis yang menampakkan kesaksian yang jelas tentang lafaz “Sya’ban bulanku”. Buktinya beliau meriwayatkan dari Abdullah bin Abi Qais dari Aisyah berbunyi : “Bulan yang paling disukai Rasulullah SAW ialah berpuasa di bulan Sya’aban. Kemudian Baginda menyambung puasanya hingga ke Ramadhan.”(Sulaiman bin al-Asy’at al-Sijistani, Sunan Abu Daud, t.th, Dar al-Fikr : Beirut , hlm 323 juz 2)

Imam al-Thabrani pula meriwayatkan dari Anas bin Malik RA bahawa apabila tibanya bulan rejab, Baginda mendoakan : “Ya Allah, berkatilah hidup kami di bulan rejab dan Sya’aban dan sampaikan (hayat) kami kepada bulan ramadhan.”(al-Thabrani, Mu’jam al-Ausath, 1415H, Dar al-Haramain : Qaherah, hlm 189 juz 4, no hadis : 3939)

Hadis ini turut dipersetujui Imam Ahmad di dalam Musnadnya m/s 259 juz 1, hadis bernombor 2346.

Imam al-Thabrani juga meriwayatakan dari Abu Hurairah RA bahawa Nabi SAW tidak menyempurnakan puasa sebulan selepas berlalunya ramadhan kecuali pada rejab dan Sya’ban.” (ibid, hlm 161 juz 9 no hadis : 9422)

Jika sanad yang dibicarakan oleh Ibn Qayyim itu bermasalah dengan periwayatan Ibn Jahdam. Ianya tidak menggugurkan nilai keistimewaan rejab sama sekali. Ini kerana masih terdapat beberapa sanad yang lain menjelaskan kelebihan bulan rejab.

Al-Hafiz al-Haitsami di dalam Majma’ al-Zawa’id turut meriwayatkan tentang kelebihan bulan rejab. Walaupun dengan sanad-sanad yang dhaif, namun ia sudah memadai untuk menepati spesifikasi kelebihan untuk beramal dan meningkatkan hemah diri. Hal ini jelas sebagaimana yang diakui oleh para fuqaha’ dan ahli hadis menerusi kenyataan Imam al-Nawawi di dalam kitab al-Arba’ien.

Lebih kukuh, Imam Muslim meriwayatkan dari Uthman bin Hakim al-Ansari beliau (Uthman) pernah menanyakan Said bin Jubayr RA tentang puasa rejab (pada bulan rejab). Said menjawab : “Aku mendengar Ibn Abbas RA mengatakan : “Rasulullah SAW berpuasa rejab sehingga kami menyangka Baginda tidak berbuka (terus-menerus berpuasa) dan Baginda berbuka sehingga tidak nampak berpuasa.”(Muslim bin Hajjaj, Sahih Muslim,t.th, Dar Ihya Thuras al-Arabi : Beirut , hlm 811 juz 2)

Imam al-Nawawi mengatakan : “Apa yang zahir dari ucapan Sa’id bin Jubayr itu menjadi bukti bahawa tiada tegahan untuk berpuasa padanya (rejab) kerana (semata) bulan berkenaan. Bahkan kedudukannya sama mengikut baki bulan Islam yang lain. Dan tidak ada larangan (yang tsabit) untuk melakukan ibadat puasa di bulan rejab, tidak pula disunatkan kerana bulannya. Tetapi apa yang disunatkan ialah kerana kesunahan puasa tersebut.”(al-Nawawi, Syarh al-Nawawi ala Sahih Muslim, 1392, Dar Ihya’ Thuras al-Arabi : Beirut , hlm 38 juz 8)

Imam Abu Thayyib al-Azhim juga mengatakan : “Di dalam Sunan Abi Daud direkodkan bahawa Nabi SAW menggalakkan kita untuk berpuasa di bulan-bulan yang haram. Dan rejab adalah salah satu darinya.”( Abu Thayyib al-‘Azhim, Aun al-Ma’bud bi Syarh Sunan Abi Daud, 1415H, Cetakan Kedua, Dar al-Kutub al-Ilmiyyah : Beirut , hlm 60 juz 7)

Al-Hakim pula meriwayatkan dari Nubaisyah RA : “Seorang lelaki menanyakan Nabi SAW, wahai Rasulullah! Kami memberi persembahan (kepada berhala) di zaman jahiliyah. Maka apa pula yang harus dilakukan di bulan rejab ini. Baginda menjawab : “Sembelihlah binatang ternakan kerana Allah di mana-mana bulan sekalipun. Lakukanlah kebaikan kerana Allah dan berilah makanan.” Imam Al-Hakim mengatakan : “Isnad hadis ini adalah sahih tetapi tidak dikeluarkan oleh Imam Bukhari dan Muslim menerusi kitab Sahih mereka berdua.”(Abu Abdillah al-Hakim, al-Mustadrak ala Sahihain, 1990, Cetakan pertama, Dar al-Kutub al-Ilmiyyah : Beirut, hlm 263 juz 4)

Imam al-Baihaqi meriwayatkan dari Imam al-Syafi’ie berbunyi : “Telah samapai kepada kami bahawa al-Syafi’ie mengatakan : “Sesungguhnya doa itu mustajab pada lima malam : malam jumaat, malam aidil adha, malam adil fitri, malam pertama bulan rejab dan malam nisfu Sya’ban.”(al-Baihaqi, Sunan al-Kubra, 1994, Maktabah Dar al-Baz : Makkah al-Mukarramah, hlm 319 juz 3)

Di dalam Syuab al-Iman, Imam al-Baihaqi meriwayatkan lagi tentang keistimewaan bulan rejab. Hadis itu berbunyi : Allah telah memilih bulan rejab. Rejab adalah bulan Allah. Barangsiapa yang memuliakan bulan Allah sesungguhnya dia telah memuliakan perintah Allah. Barangsiapa yang memuliakan perintah Allah sesungguhnya dia akan dimasukkan ke syurga al-Naim..”(al-Baihaqi, Syu’ab al-Iman, 1410H, Cetakan pertama, Dar al-Kutub al-Ilmiyyah : Beirut , hlm 374 juz 3, no hadis 3814). Lihat juga hadis bernombor 3812 sebagai sokongan terhadap keistimewaan bulan rejab pada malam harinya.

Adapun hadis yang menunjukkan Nabi SAW melarang umatnya berpuasa di bulan rejab bukanlah satu larangan yang bersifat mutlak. Bahkan bertentangan dengan anjuran berpuasa sunat dalam Islam. Tambahan pula, hadis tersebut diriwayatkan oleh Daud bin ‘Atha al-Madani. Beliau merupakan perawi hadis yang dhaif. Para ulamak bersepakat mendhaifkan periwayatannya termasuk Imam Ibn Jauziy menerusi kitabnya al-‘Ilal al-Mutanahiyah (Ahmad bin Abu Bakar al-Kinani, Misbah al-Zujajah, 1403H, Dar al-‘Arbiah : Beirut , hlm 78 juz 2)

Imam al-Zahabi memperakui hadis berkenaan pauasa rejab sebagai hadis yang marfuk. Hadis itu berbunyi : “Barangsiapa yang berpuasa satu hari dalam bulan rejab Allah SWT akan menulis baginya pahala puasa bagaikan setahun. Dan barangsiapa yang berpuasa dua hari dalam bulan rejab Allah SWT akan menulis baginya pahala puasa bagaikan dua tahun.” (al-Zahabi, Mizal al-I’tidal Fi Naqd al-Rijal, 1995, Cetakan Pertama, Dar al-Kutub al-Ilmiyyah : Beirut , hlm 417 juz 4)

Selain itu, al-Zahabi juga membawakan sanad yang mursal daripada Uthman bin Mathar, daripada Abd Ghafur bin Abd Aziz dari ayahnya tentang kelebihan berpuasa sehari dalam bulan rejab. (Ibid, hlm 70 juz 5 no hadis : 5570)

Tetapi beliau juga membawakan hadis palsu tentang puasa rejab yang berbunyi : “Barangsiapa yang berpuasa sehari di bulan rejab Allah kurniakan pahala baginya bagaikan berpuasa seribu tahun.” Imam al-Zahabi mengatakan : “Aku tidak mengetahui siapa (sebenarnya) yang mereka cipta hadis ini.” (ibid, hlm 197 juz 5 no hadis : 5973)

Imam Ibn Hajar al-Asaqalani juga membentangkan pertikaian ulamak terhadap hadis kelebihan tentang puasa rejab yang bersumberkan riwayat Abd Malik bin Harun bin ‘Antarah. Katanya : “Darulquthni memandang Abd Malik dan ayahnya (Harun) sebagai dhaif. Begitu juga dengan Imam Ahmad. Tetapi Yahya (Ibn Ma’in) menghukumnya sebagai pendusta. Abu Hatim menghukumnya sebagai matruk (ditinggalkan) hadisnya. Ibn Hibban menganggap dia sebagai pereka hadis...”(Ibn Hajar al-Asqalani, Lisan al-Mizan, 1986, Cetakan ke-3, Muassasah al-A’lami : Beirut, hlm 71-72 juz 4 no ind: 213)

Imam al-Munawi ketika membawakan hadis kelebihan puasa rejab yang panjang menasihati kita dengan katanya : “Hadis-hadis ini terhadis apa yang ditemukan oleh Ibn Hajar al-Asqalani, al-Sakhawi dan saya sendiri. Kebanyakkan dhaif. Barangsiapa yang ingin menghentikan perbincangannya dia boleh menilai pandangan ulamak (yang berkaitan dengannya). Barangsiapa yang ingin meneliti periwayatannya (telusurilah) rujuklah kepada pengarang yang berkaitan.” (al-Munawi, Fayd al-Qader, 1356H, Cetakan Pertama, Maktabah al-Tijariyah al-Kubra : Mesir, hlm 90 juz 4)

Perawi yang dipertikaikan
Adapun berkenaan dengan Ibn Jahdham, pengkritik periwatannya tidak memperincikan siapa sebenarnya Ibn Jahdam yang dimaksudkan Ibn Qayyim al-Jauziyah. Kitab-kitab biografi mencatatkan kepada kita beberapa nama Ibn Jahdham. Antaranya : Muhammad bin Jahdham, Jahdham bin Abdullah, Abu Muadz Jahdham bin Abd Rahman, Ubaidillah bin Jahdham dan Abu Hassan Ali bin Abdullah bin al-Hassan al-Hamazani.

Penjelasan Perawi
Imam Ibn Hibban meriwayatkan lima hadis dari Muhammad bin Jahdham yang dimaksudkan penulis.( Ibn Hibban, Sahih Ibn Hibban, hlm 443 juz 2, hlm 582 juz 4, hlm 194 juz 7, hlm 96 juz 8, hlm 193 juz 11)

Manakala al-Hakim meriwayatkan empat hadis di dalam kitab Mustadraknya daripada Muhammad bin Jahdham dan satu hadis lagi bersumberkan Jahdham bin Abdullah al-Qaisiy. (al-Hakim, al-Mustadrak ala sahihain, hlm 573 juz 4)

Imam Abu Daud meriwayatkan satu hadis dari Muhammad bin Jahdham berkenaan dengan zakat fitrah. Kenyataan boleh dirujuk paha hadis yang bernombor 1612 melalui Sunannya. (Abu Daud, Sunan Abu Daud, t.th, Dar al-Fikr : Beirut , hlm 112 juz 2)

Imam al-Tirmidzi meriwayatkan pula meriwayatkan dua hadis dari Jahdham bin Abdullah menerusi Sunannya. Perhatikanlah hadis bernombor 1563 dan 3235 di dalam Sunannya (al-Tirmidzi, Sunan al-Tirmidzi, t.thn, Dar Ihya’ Thuras al-Arabiy : Beirut , hlm 132 juz 4 dan hlm 368 juz 5)

Imam al-Baihaqi turut meriwayatkan hadis daripada Jahdham bin Abdullah bin Badr menerusi Sunan al-Kubra. Rujuklah hadis bernombor 12327 sebagai pemerincian. (al-Baihaqi, Sunan al-Kubra, 1994, Maktabah Dar al-Baz, hlm 265 juz 6)

Selain itu, Muhammad bin Jahdham dan Jahdam bin Abdullah juga merupakan perawi yang disenaraikan dalam rangkaian sanad-sanad Imam Ibn Majah, Imam AbdRazzaq, Imam Abu Ja’far al-Thahawi, Imam Ahmad, al-Thabrani dan lain-lain.

Ibn Hajar al-Asqalani mengatakan Muhammad bin Jahdham merupakan orang suruhan Ibn Umar yang tsiqah. Dan beliau perawi al-Bukhari tetang zakat fitrah.(Ibn Hajar al-Asqalani, Fath al-Bari, 1379, Dar al-Makrifah : Beirut , hlm 368 juz 3)

Manakala, di dalam kitab al-Kuna wa al-Asma, pengarangnya membawakan biografi Abu Muadz Jahdham bin Abd Rahman. Beliau seorang perawi yang meriwayatkan dari Ikrimah. Dan Muhammad bin Yazid dan Ubbad bin Awwam mengambil hadis darinya.(Muslim bin Hajjaj al-Qusyairi, al-Kuna wa al-Asma, 1404H, Matbaah Jamiah Islamiyah Madinah al-Munawwarah, hlm 775 juz 1)

Di dalam kitab al-Muntaqa fi sard al-Kuna diperjelaskan pula tentang Ubaidillah bin Jahdham yang meriwayatkan dari Qadhi Syuraih. Periwayatannya diambil pula oleh Jarir bin Hazm.(al-Zahabi, al-Muntaqa fi sard al-Kuna, 1408H, Matbaah Jamiah Islamiyah Madinah al-Munawwarah, hlm 153 juz 1)

Manakala ada seorang lagi Ibn Jahdham yang diperkatakan. Iaitu Abu Hassan Ali bin Abdullah bin al-Hassan al-Hamazani. Beliau merupakan salah seorang Syeikh Imam al-Kabir Syeikh Sufiyyah di Makkah al-Mukarramah. Demikian menurut terjemahan biodata yang dibuat oleh Imam al-Zahabi menerusi kitab Siyar A’lam al-Nubalak, hlm 275 juz 17.

Meriwayatkan daripada beliau ialah Abi Hassan bin Salamat al-Qaththan, Ahmad bin Uthman al-Adami, Ali bin Abi al-Aqab dan Khalq. Dia bukanlah seorang yang tsiqah. Bahkan ditohmah dengan pelbagai musibah. Ibn Khairun mengatakan : “Dikatakan bahawa beliau mendustakan hadis. Khabar tentangnya telah kusebutkan di dalam kita al-Tarikh wa al-Mizan”. Beliau meninggal dunia tahun 441H.”(al-Zahabi, Siyar A’lam al-Nubalak, 1413H, Muassasah al-Risalah : Beirut , cetakan ke-9, hlm 275 juz 17)

Ibn Jauziy al-Hanbali (bukan Ibn Qayyim al-Jauziyyah) ketika mengulas hadis berkenaan solat al-Raghaib (periwayatan) Ibn Jahdham mengatakan : “Hadis ini direka-reka dan mereka (ulamak hadis) menuduh Ibn Jahdham melakukannya dan menisbahkan beliau dengan berdusta.”(al-Zahabi, Mizan I’tidal fi Naqd al-Rijal, hlm 162 juz 8)

Pendapat ini berbeza dengan pendapat Imam Abd al-Karim al-Qazwini. Di dalam Tadwin fi Akhbar al-Qazwin beliau mencatatkan : “al-Kayya Syarwiyyah di dalam Tabaqat Ahli Hamadan mengatakan bahawa Abu Hassan Ibn Jahdham merupakan seorang yang tsiqah. Beliau seorang yang dikenali dengan ilmu hadis dan meninggal dunia 407H.” (Abd al-Karim al-Qazwini, al-Tadwin fi Akhbar Akhbar al-Qazwin, 1987, Dar al-Kutub al-Ilmiyyah: Beirut, hlm 370 juz 3)

Al-Ajlouni pula pernah menyebut satu riwayat dari Ibn Jahdham ini. Di dalam kitab Kasyf al-Khafa’ li Muzil al-Ilbas beliau memuatkan satu riwayat dari Abu Hassan Ali bin Abdullah bin al-Hassan (Ibn Jahdham) daripada Abi Muhammad al-Hariri berkenaan dengan hikmah Ilahiyyah. Imam al-Ajlouni tidak menarafkan periwayatan Ibn Jahdham ini. Keterangan boleh dirujuk kepada hadis bernombor 3124.

Dari biodata perawi ini boleh dibuat beberapa kesimpulan.
1) Sekadar menyebut nama seorang perawi (Ibn Jahdham) belum cukup untuk membuktikan hadis tersebut adalah palsu. Ini kerana nama Ibn Jahdham terdiri dari beberapa orang perawi yang tsiqah dan meriwayatkan hadis dari kitad-kitab sahih mahupun sunan.

2) Perawi yang dipertikaikan perlu diperincikan dengan tepat. Perawi yang dikritiki ialah Abu al-Hassan Ali bin Abdullah Ibn Jahdham. Beliau merupakan seorang tokoh sufi. Mengaitkan tokoh sufi dengan amalan memalsukan hadis adalah contoh sarjana liberal yang tidak bertanggungjawab.Perlu diketahui bahawa Fudhail Bin ‘Iyadh pernah meriwayatkan dari beliau.

3) Walaupun kedudukan beliau dipertikaikan. Sebahagian ulamak hadis mengatakan beliau tidak tsiqah. Tetapi beliau ditsiqahi dikalangan ulamak Qazwin. Sebahagian ulamak pula mentadh’ifkan periwatannya. Sebahagian lagi menuduhnya sebagai pemalsu hadis. Justeru, beliau bukanlah seorang perawi yang dimuktamadkan sebagai pemalsu hadis. Dan tidak sepatutnya tuduhan itu menjadi satu penarafan terhadap periwayatan beliau tanpa merai beberapa pandangan yang lain terhadapnya.

Tambahan pula, kedudukan beliau sebagai Imam al-Kabir Syeikh al-Sufi di Makkah menjustifikasikan kepada kita satu kepercayaan identiti beliau. Ternyata beliau seorang yang dihormati lagi disegani.

Justeru, kita perlu melihat kepada kedua-dua sudut antara tajrih dan ta’dil terhadapnya. Bagi saya, tajrih beliau hanyalah berkisar kepada tohmahan semata-mata. Mungkin ada tangan-tangan yang tidak senang hati dengan aliran kesufiannya. Mungkin juga faktor politik atau environment semasa yang mewarnai tajrih keatasnya.

Manakala keadilan beliau itu jelas. Walaupun riwayatnya tidak cukup kuat mencapai taraf sahih, namun tidak semua periwatannya bertentangan dgn riwayat yang sahih. Ataupun kita boleh menerima periwayatan yang dhaif jika ada kesaksian dan sokongannya.

Kesimpulan
Berdasarkan kepada keterangan di atas, jelaslah kepada kita bahawa rejab mempunyai pengertian dalam kelasnya yang tersendiri. Sumber-sumber hukum melalui Al-Qur’an, al-Hadis dan keterangan para ulamak Salaf pula memberitahu kita bahawa di sana terdapat hadis-hadis yang sahih, hasan, mursal, marfuk, dhaif, dhaif jiddan, wahin (amat lemah) dan palsu seputar rejab.

Oleh itu, setiap isu dan dalil harus difahami secara menyeluruh lagi mendalam agar kita tidak tersasar dari landasan yang benar.

Dalil-dalil yang jelas, terang lagi bersuluh sepatutnya diamalkan. Manakala dalil-dalil yang lemah boleh dijadikan bahan sokongan dan penambahbaikan dalam sesuatu amalan. Manakala dalil-dalil yang palsu seharusnya ditinggalkan. Bahkan perlu diperjelaskan kekurangan dan kesannya terhadap mutu periwayatan, penghujahan dan amalan.

Terbukti juga kepada kita bahawa satu sanad dan satu pendapat belum baligh untuk dijadikan asas pemutusan sesuatu hukum. Apatah lagi untuk digunakan sebagai anjakan bagi memberi was-was atau menakut-nakutkan umat Islam melakukan amalan tambahan bagi mendekatkan diri kepada Allah. Walhal, kita sendiri tidak berganjak kemana-mana dengan penghujahan dan kefahaman kita.

Justeru, disamping penguasaan ilmu, kita perlu warak dalam mencari pendekatan dan membuat penilaian terhadap sesuatu perkara. Ini penting supaya kredibiliti kita terpelihara. Dalam masa yang sama mampu memberi input membina untuk Islam dan umatnya.

Sempena sepertiga rejab yang mulia. Renunglah, setakat mana ilmu kita? Berapa banyak yang diamalkannya. Dan dimana pula keikhlasannya. Kalau kita tidak mampu melakukan kebaikan, kita perlu berusaha memahaminya. Jangan sesekali cuba menghalang kebaikan. Barangsiapa cuba menghalang mereka yang ikhlas melakukan kebaikan, memperbaiki amalan dan melatih diri menuju Allah, Allah juga akan menghalang perjalanan hidupnya.

Alangkah manisnya apabila kita dapat menyatukan ibadat solat, puasa, zikir, tasbih, tahlil, tahmid, qiyam, bersedekah dan lain-lain kebaikan di bulan rejab. Semoga amalan rejab ini menjadi pemangkin untuk mereka yang benar-benar dahagakan kebesaran dan keagungan Allah. Pencarian hakikat rejab sebenarnya bermula dan berakhir dengan kesucian hati kita. Sucikan suapan, pakaian dan perbuatan kita. Insya Allah sinar keagungan rejab mampu menjadi milik kita secara hakikatnya.

Oleh: Ustaz Zamihan Mat Zin al-Ghari
Pen Pengarah Institut Latihan Islam Malaysia (ILIM), JAKIM

Setiap minit Azan Di kumandangkan Di Bumi

0 comments


Maha Suci Allah yang Maha Mencipta, ketahuilah bahawa Azan tidak terputus berkumandang di ‘globe’ bumi selama 24 jam. Didalam penyelidikan yang dilakukan di sebuah Universiti di UAE, didalam bidang Matematik, menjelaskan bahawa ini merupakan keajaiban yang dijadikan oleh Maha Pencipta didalam memberi hak kepada ‘Suara Azan” sepanjang 24 jam setiap hari.

Penyelidiknya didalam kajian tersebut berkata : “ Sesungguhnya Azan yang memanggil orang Islam melakukan ibadat solat tidak pernah putus dari globe bumi setiap hari pada setiap putaran masa, dimana setelah Azan selesai berkumandang disesuatu kawasan, ia akan diteruskan berkumandang dikawasan yang lain !!”

Abdul Hamid al-Fadhil, penyelidikan tersebut menjelaskan bahawa globe bumi ini boleh dibahagikan kepada 360 garisan, dimana ditentukan waktu setiap kawasan tersebut darinya. Setiap garis dipisahkan dengan garisan dengan jangka waktu 4 minit, diandaikan Azan dilakukan tepat pada waktunya bagi setiap kawasan. Diandaikan juga muezzin yang baik akan melaungkan azan selama 4 minit.

Dia juga mengandaikan Azan akan dikumandangankan pada setiap daerah digarisan tersebut selama 4 minit, maka setiap 4 minit kawasan-kawasan yang berada pada garisan tersebut akan melaungkan Azan. Maka, dalam tempoh 24 jam, genap 360 garisan globe bumi melaksanakan Azan, dan menunjukkan bahawa Azan berkemundang secara berterusan selama 24jam didalam penghidupan bumi. Formulanya boleh gambarkan seperti berikut :-

4 (minit) x 360 (longitude) = 1440 minit
1400 (minit) / 60 (minit) = 24 jam

Maha Suci Allah yang memperlihatkan kekuasaannya kepada makhluk yang sentiasa alpa memahami hakikat perjalanan bumi ini. Bayangkan pada saat dimana Azan sudah tiada lagi kedengaran, apakah yang akan terjadi kepada makhluk yang berada dibumi ini? Firman Allah swt :-

وَكَأَيِّنْ مِنْ آيَةٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يَمُرُّونَ عَلَيْهَا وَهُمْ عَنْهَا مُعْرِضُونَ
“Dan berapa banyak tanda-tanda kekuasaan Allah di langit dan di bumi yang mereka menyaksikannya berulang-ulang semasa mereka pagi dan datang, sedang mereka tidak juga menghiraukan dan memikirkannya.” [Surah Yusuf : 105].

Berkata Ibn Kathir rh : “Allah mengkhabarkan bahawa kebanyakkan orang tidak memikirkan mengenai tanda-tanda (Ayaat) dan bukti Allah yang satu terhadap ciptaan Allah pada langit dan bumi. Allah mencipta bintang-bintang dan planet-planet yang mengelilingi orbit, dan semuanya cipta dengan tujuan tertentu. Terdapat banyak tanah-tanah yang subur terletak sebelah menyebelah, dan taman-taman, gunung-gunung, lautan, dimana ombaknya memukul diantara satu sama lain, dan padang pasir yang luas. Terdapat banyak makhluk yang hidup dan yang mati, dikalangan binatang, tumbuh-tumbuhan, dan buah-buahan yang sama bentuknya, akan tetapi berbeza rasa, bau, warna dan sifat. Kesemuanya disebabkan Allah yang satu, yang menjadikan semua jenis ciptaan, dimana hanya dia yang tetap dan kekal selama-lamanya. Hanyalah dia yang tersendiri Nama dan Sifatnya.”

Dipetik & Diolah dari http://alrahma-almohdaa.maktoobblog.com

Sunday, June 13, 2010

PIALA DUNIA 2010 + Judi Halal&Haram = HARAM

0 comments



بسم الله الرحمن الرحيم
الصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين


Judi haram, itu jelas tanpa ada qilaf di kalangan ulama muktabar. Judi menurut Al Quran dan hadis adalah antara perbuatan yang dikateogorikan dosa besar.

"Mana-mana orang Islam yang menghalalkan kegiatan judi wajib ditentang kerana telah melakukan jenayah kepada agama dan ummah, begitu kata Mufti Selangor Dato' Setia Mohd Tamyes Abd Wahid.

Menurut Mufti Selangor ini, tiada logik dan alasan yang munasabah untuk membenarkan kegiatan judi berleluasa kerana semua pihak akui bahawa judi membawa mudarat, walaupun keuntungan dari jenayah judi itu digunakan untuk tujuan kebajikan.

TV Selangor menghubungi Dato’ Setia Utama Diraja Mufti Negeri Selangor, Sahibus Samahah Dato’ Setia Haji Mohd Tamyes Abd Wahid untuk meminta panduan berhubung permintaan hartawan kaya Vincent Tan supaya kerajaan Selangor menarik-balik sekatan keatas pertaruhan judi bolasepak, yang diberi kepadanya oleh kerajaan Pusat.

Vincent Tan memberi jaminan bahawa beliau akan mendermakan RM525 juta hasil judi kepada badan-badan kebajikan."
Tetapi bagi mereka yang berpegang kepada ajaran agama lebih-lebih lagi penyokong dan pendokong gerakan Islam, walaupun cuma 5 sen kalau sumber haram, ia tetap haram.

Bekas Perdana Menteri Tun Abdullah Ahmad Badawi yang juga Pengerusi Institut Kefahaman Islam Malaysia (IKIM) berkata rakyat berhak menyuarakan pandangan dan kerajaan juga perlu mendengar pandangan mereka.
“Pihak yang telah meluluskan lesen itu perlu mempertimbangkan sebaik-baiknya pandangan yang telah disuarakan.
“Bagi orang Islam, judi tak dapat diterima dan bukan sahaja orang Islam agama lain tak suka juga,” katanya kepada pemberita selepas merasmikan Program Mai…Riuh di Kepala Batas

Timbalan Menteri Kewangan Datuk Chor Chee Heung sebelum ini dilaporkan berkata Kementerian Kewangan telah memberi lesen kepada sebuah syarikat tempatan untuk menjalankan kegiatan pertaruhan bola sepak pada kejohanan bola sepak Piala Dunia 2010.


Kesimpulannya sejauh manakah ketaatan kita terhadap perintah Allah A'zzawajalla..Jelas dalam Al-Quran, surah Al-Baqarah ayat 219 Allah melarang yang bermaksud :-

219. mereka bertanya kepadamu (Wahai Muhammad) mengenai arak dan judi. katakanlah: "Pada keduanya ada dosa besar dan ada pula beberapa manfaat bagi manusia tetapi dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya dan mereka bertanya pula kepadamu: apakah Yang mereka akan belanjakan (dermakan)? katakanlah: "Dermakanlah - apa-apa) Yang berlebih dari keperluan (kamu). Demikianlah Allah menerangkan kepada kamu ayat-ayatNya (keterangan-keterangan hukumNya) supaya kamu berfikir:


Ingat..!! Apa gunanya kalau hidup kita tidak diredhai Allah.

sesungguhnya kita Hidup kerana Allah....


Monday, May 31, 2010

Ekoran serangan Komando Israel ke atas Flotilla cetus kemarahan Dunia..

0 comments





Kebiadapan Israel..Berbangga dengan serangan..Ditayangkan di TV
Lihat klip video rakaman aktivis yang sempat dirakam..




"Flotilla Freedom" dedahkan kegagalan komuniti antarabangsa

0 comments

Selasa, 01/06/2010 – Flotilla Kebebasan yang terdiri daripada 9 buah kapal yang belayar ke Semenanjung Gaza, mendedahkan respon PBB dan komuniti antarabangsa yang berat sebelah terhadap kepungan yang telah berlangsung selama 3 tahun kerajaan rejim Zionis ke atas Gaza. Kepungan yang merangkumi kawasan darat, laut dan udara itu telah menghalang impot dan ekspot barang-barang keperluan dan manusia, masuk dan keluar dari Semenanjung Gaza sejak 35 bulan lalu.

Ini mengakibatkan sebanyak 1.4 juta penduduk Palestin terpaksa hidup bersesak-sesak di dalam kawasan yang kecil. Lebih daripada separuh populasi penduduk Gaza terdiri daripada kanak-kanak dan hampir 80% daripada mereka terpaksa hidup dalam kedaifan. 90% sumber air semulajadi mereka pula tidak boleh diminum. Manakala sekolah dan khidmat kesihatan semakin buruk sejak Zionis menyerang Gaza pada 2008-2009.

PBB dan agensi bantuan antarabangsa telah menghantar sedikit sahaja bekalan makanan dan keperluan asas manusia ke Gaza, yang hanya mampu mencegah kebuluran dan penyebaran wabak. Dalam usaha untuk menjatuhkan kerajaan Hamas di Gaza, rejim Zionis telah menghalang PBB dan organisasi-organisasi kemanusiaan daripada menghantar bahan-bahan keperluan dengan kuantiti dan jenis yang sangat-sangat diperlukan oleh penduduk Gaza untuk pembangunan semula. Oleh itu, sedikit bantuan yang diterima itu tidak pernah cukup untuk menghalang keadaan hidup dan khidmat yang kritikal seperti air, kebersihan, pendidikan dan kesihatan daripada menjadi semakin buruk hari demi hari.

Prinsip utama bagi bantuan kemanusiaan adalah bantuan mestilah dihantar dengan keadaan asas dan tidak terpisah/ rosak, tidak boleh mendatangkan kemudaratan kepada manusia dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan politik. Kesemua prinsip utama ini tidak wujud dalam operasi bantuan kemanusiaan antarabangsa ke Semenanjung Gaza.

sumber : The Palestine Telegraph

Wednesday, May 19, 2010

Pohon Para Syuhada Di Bint Jbeil, Nama Baru Untuk Bint Jbeil: “Ibukota Yang Dipenuhi Keajaiban Allah”

0 comments



(Bint Jbeil - Ratusan para pelawat terus menyerbu Bint Jbeil, sebuah bandar di Selatan Lebanon yang digelar sebagai sebuah ibukota kepada Perjuangan Islam, datang daripada seluruh pelusuk Lebanon dan dunia untuk menyaksikan sendiri ‘Pohon Para Syuhada’, sebatang pohon yang dipotong pada tahun 2005 dan dipamerkan di dalam dewan utama bandar itu sebagai mengingati para pejuang yang telah syahid dalam peperangan dengan Israel)

Pada hari Rabu, 1 Ogos 2007, pohon tersebut mengejutkan penduduk-penduduk bandar tersebut apabila dedaunan hijau semulajadi tumbuh daripada dahan-dahannya. Dahan-dahan itu juga dikelilingi oleh titisan-titisan yang harum baunya yang keluar daripada sebuah garisan keretakan yang secara tiba-tiba wujud pada pohon tersebut.

Pohon tersebut dipenuhi dengan kepingan-kepingan kayu kecil yang terukir nama-nama para syuhada di atasnya dan ia dicat dengan warna coklat gelap, sebagai simbolik kepada warna tanah di kawasan itu yang telah menyerap darah-darah para syuhada. Selepas perang dengan Israel pada Julai 2006 yang lepas, sejumlah 43 lagi kepingan kayu tersebut ditambah pada pohon itu yang terukir di atasnya nama-nama para syuhada yang syahid dalam peperangan yang terbaru itu.

Para penduduk bandar tersebut merasa sangat kagum apabila mendapati jumlah dedaunan yang tumbuh daripada dahan-dahan tersebut jumlahnya adalah 43 helai.

Minggu ini, Bint Jbeil mengenang semula jasa-jasa para syuhada tersebut yang mengorbankan jiwa mereka setahun yang lalu dalam peperangan dengan Israel . Waktu di mana kejadian ini berlaku adalah dianggap sebagai keajaiban daripada Allah sebagai sanjungan kepada para syuhada tersebut.

"Pada malam Sabtu yang lalu, kami menganjurkan sebuah majlis sambutan untuk meraikan kemenangan dalam perang setahun yang lalu," kata seorang penduduk."Kami tempat duduknya di dalam dewan itu, beliau menanyakan tentang pohon itu dan melihatnya dengan penuh hormat setelah Haji Selim Bazzi (seorang yang terhormat di bandar itu) menerangkan kepadanya mengenai idea monumen berkenaan dan bagaimana ia dibuat. Tiada sebarang daun pun yang kelihatan pada waktu itu. Segalanya adalah seperti biasa".

Para imigran Lebanon telah menempah tiket-tiket penerbangan daripada Amerika, Kanada dan Australia , sementara yang lain daripada kawasan-kawasan yang berlainan di Afrika dan rantau Teluk, telah mula memenuhi bandar ini untuk melihat sendiri monumen itu.

“Bint Jbeil telah digelar sebagai Ibukota Perjuangan dan Pembebasan, ibu kepada para syuhada dan sebuah kota para pelaksana revolusi,” komen daripada penduduk yang lain, “Kini ia mempunyai nama yang baru : Ibukota Yang Dipenuhi Keajaiban Allah. Semoga Allah melimpahkan rahmatnya ke atas bandar yang suci ini dan para syuhadanya serta para pejuangnya dan semoga Allah merahmati sesiapa sahaja yang mempunyai sebuah hati yang murni dan yang mahu mengambil pengajaran daripadanya.Allahu Akbar! Selawat!!!


Isnin, 6 Ogos 2007

Keajaiban Pokok Ini Adalah Satu Anugerah Allah Untuk Seluruh Manusia Sebagai Petunjuk Kepada Ketinggian Darjat Dan Maqam Para Syuhada Di Bint Jbeil Yang Sanggup Menyabung Nyawa Mereka Untuk Menghadapi Kezaliman Israel di Lebanon...Allahu Akbar!!!
































Pemilik pohon ajaib, Haji Soliman Daoud (Abu Mohammad) sedang ditemuramah oleh wartawan TV al-Manar milik Hizbullah


















Seorang Ulama yang turut datang melihat keajaiban pohon tersebut sedang diberi penjelasan tentang kejadian yang mengujakan itu...



















Salah seorang pengunjung sedang mengungkapkan luahan rasa hatinya terhadap keajaiban pohon yang disaksikannya dengan mata kepalanya sendiri...


Monday, May 17, 2010

Selamat Hari Guru...

0 comments

بسم الله الرحمن الرحيم

الصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

Guru sememangnya seorang yang begitu membawa kesan bagi setiap orang... kerana sesiapa jua pasti bertemu dan mempunyai guru hatta bagi orang yang tidak pernah bersekolah sekalipun.
Sesiapa jua yang mengjar kita sesuatu yang sebelum itu kita tidak ketahui, Itulah guru kita.Nabi Muhammad S.A.W ialah guru @ "Mua'llim" seluruh umat manusia.
Syukran Jazilan kepada Anak-anak Didik yang susah payah
berikan hadiah pada Ustaz

Guru sebagaimana ibu bapa wajib dihormati , semasa kecil ana memang suka menonton cerita-cerita kungfu, sudah tentu tertarik dengan kelincahan dan ketangkasan mereka semasa berlawan, tetapi satu yang bagusnya dalam cerita kungfu ini diserapkan satu perkara yang boleh kita teladani iaitu sentiasa menghormati guru @ "sifu".

Jika kita soroti kisah-kisah individu yang hebat keperibadiannya, Hubungan dengan guru memang menjadi teras keberkahan dalam mengecapi kejayaan antaranya:-

Imam As-Syafi’e Rahimahullah.
Seorang manusia yang agung di dalam sejarah manusia, seorang genius di zamannya. Tetapi lihatlah kerendahan hatinya bila bersama gurunya.

' Beramal kerana Allah...'

Imam Asy-Syafi’e pula ada berkata: “Aku membelek kertas di hadapan Imam Malik dengan perlahan-lahan kerana menghormatinya supaya dia tidak mendengar(bunyi selakan itu, lantas menganggu pengajaran)”

Dia, Imam Asy-Syafi’e yang mengasaskan mazhabnya sendiri, juga menghormati guru.

Malah, sehingga menjaga selakan kertasnya dari berbunyi.

Bagaimanakah kita..?

Sultan Muhammad Al-Fateh.

Seorang manusia yang hebat dalam sejarah insan, seorang genius perang yang berjiwa gigih. Pada umur 23 tahun, dia telah berjaya menawan Konstantinopel yang kukuh.

Pada peperangan yang sengit itu, dia telah membawa gurunya bersama-sama untuk membimbingnya.

Malah pada saat peperangan sedang getir dan kemuncak, dia merayu supaya gurunya mendoakannya. Sedangkan dia mempunyai ilmu perang yang genius, ketenangan yang tinggi, peralatan yang cukup untuk merobohkan Konstantinopel.

Namun dia masih merendah diri.

Seakan dia tidak tahu apa-apa.

Itu ketundukan seorang raja.

Di kesempatan ini ana ingin mengucapkan Selamat Hari Guru kepada semua mua'llim dan murabbi di mana jua anda berada

Firqah Az-Zahra' mempersembahkan Kalam Jamaie semasa sambutan

Hari Guru SKKD,Mabruk pada semua ,Dewan terpukau...

Khusus jua buat guru-guruku sejak dari kecil sehingga sekarang, Jazakallah Khairan Kathiro..

Moga diredhai Allah.

Ingatlah hidup kita ini hanya semata kerana Allah.

Hidup Kerana Allah....

Guru SKKD VS. Kaum Bapa




Wednesday, May 12, 2010

Peliharalah Akidah : Awas!! Kuiz Ramalan Facebook

0 comments


بسم الله الرحمن الرحيم


الصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

Bagi mereka yang mendaftarkan akaun Facebook dan aktif menggunakannya pasti sedia maklum bahawa antara aplikasi menarik di dalam Facebook ialah membuat kuiz. Sesiapa sahaja yang mempunyai akaun Facebook boleh mencipta apa sahaja kuiz dengan hanya mengikuti aturan-aturan yang mudah. Kini, kedapatan lambakan bentuk kuiz yang tersedia dalam Facebook, dan sesetengah pengguna menjadi ketagih dengan kuiz-kuiz ini.

Dari sisi positif, aplikasi kuiz ini boleh dimanfaatkan sebagai satu medium dakwah yang menarik. Iaitu dengan mencipta kuiz-kuiz berbentuk ilmiah dan keagamaan. Sekurang-kurangnya pencipta kuiz boleh mempelajari skill membuat soalan yang berkesan dan pengguna yang menyertainya pula dapat mengulangkaji maklumat-maklumat yang mungkin sudah lama ditinggalkan.

Malangnya, kebebasan mencipta kuiz di Facebook telah disalahgunakan oleh sesetengah pengguna dengan membuat kuiz-kuiz yang boleh mencemarkan akidah dan kepercayaan. Antaranya kuiz horoskop, kuiz ramalan nasib, kuiz ramalan jodoh, kuiz ramalan di mana dan bila anda mati dan lain-lain.

Contohnya, dalam kuiz ‘Singkap Rahsia di Sebalik Nama’, jika seseorang bernama ALI menyertainya, setelah mengikuti aturan ringkas, jawapan yang akan diberikan adalah seperti di bawah:

ALI: 1+3+9=13
1 + 3 = 4

Nombor Rahsia disebalik nama anda ialah : 4

Mereka hanya akan bertindak apabila faham sepenuhnya tentang apa yang sepatutnya mereka lakukan.

Jika anda mengikuti kuiz ‘Singkap Rahsia Nombor Lahir Anda’ pula, dan anda memasukkan sebagai contoh tarikh 1 Januari 1979, maka ramalan yang tertera ialah:

1 + 1 + 1979 = 1981
1 + 9 + 8 + 1 = 19
1 + 9 = 10
1 + 0 = 1
Nombor Tarikh Lahir anda ialah :1
Golongan ini merupakan yang paling jujur dan boleh mempelajari dengan baik teknik diplomasi.

Tidakkah satu kejahilan tentang agama dan kebebalan yang melampau, apabila sikap seseorang insan boleh diketahui melalui ejaan namanya atau susunan tarikh lahirnya? Sejak bilakah Allah Taala menjadikan ejaan nama seseorang dan susunan tarikh lahir sebagai alamat bagi sifatnya?

Malah, terdapat juga kuiz-kuiz yang lebih dahsyat seperti kuiz meramalkan di mana dan bilakah anda mati. Berdasarkan soalan-soalan dalam kuiz seperti ini, saya percaya bahawa orang yang membuat kuiz ini hanya main-main sahaja. Tidak berdasarkan kepada mana-mana teori atau falsafah.

Contohnya, saya menjawab secara rambang satu kuiz bertajuk ‘Di mana kamu mati’. Jawapan yang tertera ialah:

Di Rumah.
Lu mati jatuh dari tangga paling atas ke bawah tanggal 03 Maret 2014.

KEWAJIPAN MEMELIHARA AKIDAH

Berdepan dengan kemunculan tukang ramal dan ahli nujum moden di dalam Facebook, kita sebagai orang beriman wajib mempelajari dan memelihara akidah yang sahih. Agar dapat mengelak daripada kemurkaan Allah, dan membezakan antara hak dan batil.

Ramalan nasib, ramalan kematian, dan ramalan jodoh yang berasaskan kepada kaedah nama, warna kegemaran, dan seumpamanya adalah satu pencemaran dalam akidah Qadha’ dan Qadar. Kerana ilmu tentang perkara ghaib adalah hak mutlak Allah Taala, yang tidak dikongsikan dengan sesiapa pun kecuali yang dikhabarkan kepada rasul-rasulNya.

Allah menegaskan dalam Al-Quran:

عَالِمُ الْغَيْبِ فَلا يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَدًا إِلا مَنِ ارْتَضَى مِنْ رَسُولٍ

Maksudnya: “Tuhanlah sahaja yang mengetahui segala yang ghaib, maka Dia tidak memberitahu perkara ghaib yang diketahuiNya itu kepada sesiapapun. Melainkan kepada mana-mana Rasul yang di redaiNya. (Al-Jinn: 25-26).

HUKUM BERTANYA TUKANG RAMAL

Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam telah melarang umatnya daripada bertemu dengan tukang ramal, apatah lagi mempercayai ramalannya.

Sabda baginda:

من أتى عرافا فسأله عن شيء لم تقبل له صلاة أربعين ليلة

Maksudnya, “Sesiapa mendatangi tukang ramal lalu bertanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak diterima sembahyang baginya selama empat puluh malam”. (Direkod oleh Muslim).

Di dalam hadis lain:

مَنْ أَتَى كَاهِنًا أَوْ عَرَّافًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُول فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّد

Maksudnya, “Sesiapa mendatangi tukang ramal lalu mempercayai apa yang dikatakannya, maka dia telah kufur kepada apa yang diturunkan ke atas Muhammad”. (Direkod oleh Ashab Al-Sunan).

Mendatangi tukang ramal bukanlah satu kekufuran atau syirik secara mutlak. Menurut Syeikh Al-Utsaimin, ia boleh dibahagikan kepada tiga katagori.

Pertama: Orang yang datang kepada tukang ramal untuk bertanya ramalan sesuatu, tetapi tidak mempercayainya. Perbuatan ini adalah haram, dan balasannya ialah tidak diterima sembahyang selama 40 hari.

Kedua: Orang yang bertanya tukang ramal, dan mempercayai apa yang diramalnya. Perbuatan ini selain haram, ia menyebabkan jatuh kafir kepada Allah. Kerana mempercayai bahawa tukang ramal mengetahui perkara-perkara ghaib yang merupakan hak mutlak Allah. Ia juga satu bentuk mendustakan ayat-ayat Al-Quran yang menegaskan bahawa ilmu ghaib adalah kepunyaan Allah semata-mata.

Ketiga: Orang yang bertanya tukang ramal kerana maslahah untuk menyelidiki dakwaannya. Supaya dapat dijelaskan pendustaannya atau diambil tindakan terhadapnya. Tindakan ini adalah harus sebagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah bertanya beberapa soalan terhadap Ibn Shoyyad.

Justeru, sebelum pengguna Facebook menyertai kuiz-kuiz ramalan, pastikan dulu dia termasuk dalam kategori manakah.

SEKADAR MAIN-MAIN

Sesetengah penagih kuiz-kuiz ini mempertahankan tindakan mereka dengan hujah kuiz-kuiz ramalan itu hanyalah satu bentuk permainan merehatkan minda sahaja, tanpa mempercayainya.

Sedarkah mereka bahawa dalam perkara Akidah, kita dilarang menjadikannya sebagai main-mainan dan olok-olokan? Bolehkah akidah tentang qadha dan qadar dijadikan main-mainan? Akidah bahawa Allah sahaja yang mengetahui perkara ghaib boleh dijadikan bahan mainan?

Di samping itu, adakah kita pasti kuiz-kuiz seperti itu langsung tidak memberi kesan kepada akidah pengguna Facebook yang rata-ratanya adalah remaja dan muda-mudi? Bagi saya, kuiz-kuiz ramalan di dalam Facebook adalah satu fitnah terhadap pengguna-pengguna Muslim, terutama mereka yang cetek ilmu agama.

Mereka yang bertanggungjawab mencipta kuiz-kuiz ini, hendaklah bertaubat kepada Allah kerana perbuatan mereka boleh membawa fitnah dan bencana kepada akidah orang Islam lain. Allah berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيقِ

Maksudnya, “Sesungguhnya orang-orang yang menimpakan bencana untuk memesongkan orang-orang lelaki yang beriman dan orang-orang perempuan yang beriman, kemudian mereka tidak bertaubat, maka mereka akan beroleh azab Neraka Jahanam dan mereka akan beroleh lagi azab api yang kuat membakar. (Al-Buruj: 10).

By: abuumair

Tuesday, May 4, 2010

حي على الصلاة Gambar2 muslimin menunaikan solat.

0 comments

sholat

image001

image001 copy

image01 copy

image1 copy

image002

image003

image03 copy

image0010

image010

image011

image013

image018

image021

image022

image027

image028

image029

r03_20072559[1]

r22_20104691[1]

8

Saturday, May 1, 2010

Pembunuh Malcolm X telah dibebaskan..

0 comments

بسم الله الرحمن الرحيم
الصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

Rabu lalu pembunuh yang menembak mati Malcolm X di Harlem pada 21 Februari 1965 telah dibebaskan, walaupun di atas kertas dikatakan parole. Parole adalah pembebasan bersyarat dan dipantau oleh pihak penjara.

Pembebasan Thomas Hagan yang kini berusia 69 tahun dianggap memijak perjuangan hak asasi yang selama ini dilaung-laungkan oleh AS. Kerana itu banyak pihak terutama kalangan kulit hitam menganggap pembebasan Hagan tidak wajar berlaku di negara yang kononnya memperjuangkan hak asasi.

Malah pembebasan itu juga memperlihatkan Malcolm X seorang Islam yang kurang disenangi oleh AS. Bukan hanya dia pejuang hak asasi tetapi seorang Islam yang sangat berpengaruh hingga boleh membina satu gerakan massa dekad 1960-an. Biarpun dalam catatan sejarah pembunuhan itu berpunca dari perpecahan pergerakan Nation of Islam tetapi agenda lain adalah kerana Malcolm X seorang pejuang, beliau juga seorang Islam.

Banyak agensi berita Barat melaporkan Hagan dipenjara selama 45 tahun. Tetapi hanya segelintir saja yang melaporkan "keistimewaan" yang diberikan kepada pembunuh ini oleh pihak berkuasa Penjara Manhattan. Malah banyak agensi berita Barat juga memberikan gambaran kesukaran untuk Hagan mendapat parole kerana ini adalah rayuannya kali ke 18.

Realitinya Hagan hanya dipenjarakan yakni dikurung selama 23 tahun saja. Sementara 22 tahun hingga diberikan pembebasan parole Hagan sudah diletakkan bawah satu program pembebasan. Siapa tahu bahawa selama 22 tahun itu Hagan hanya bermalam dua kali seminggu di Penjara Manhattan sementara lima hari lagi dia bersama keluarganya.

Pengarah Eksekutif Pertubuhan Afro-Amerika, James Small memberitahu agensi berita BBC, "Pembunuh Malcolm X wajar dipenjara hingga mati." Walaupun Hagan berulang kali meluahkan kekesalan kerana terlibat dalam pembunuhan itu, kalangan kulit hitam Islam menganggap dia tidak diberikan balasan yang setimpal.

Hagan dikatakan satu-satunya pembunuh yang mengaku menembak Malcolm X ketika sedang berucap di Harlem. Malah dia juga mengaku bahawa dua tertuduh lagi tidak terlibat membunuh Malcolm X. Kedua- dua penjenayah itu telah diberikan pembebasan parole pada 1980.

Rentetan Sejarah Hidup Beliau

El Hajj Malik el Shabazz,
atau lebih dikenali sebagai Malcolm X di kalangan masyarakat bukan Muslim
Amerika.


-Malik Shabazz dilahirkan
sebagai Malcolm Little di Omaha, Nebraska
pada 19 May 1925.


-Anak keempat daripada lapan
kepada pasangan Reverend Earl Little, seorang pendakwah Kristian, dan Louise,
seorang wanita West Indies.


-Ayahnya telah dibunuh oleh
pelampau kulit putih. Disebabkan latarbelakang warna kulitnya, Malcolm terpaksa
menanggung kebencian pelampau Kulit Putih yang sangsi dengan asalnya, sama
seperti yang ditanggung oleh ayahnya sebelum dia dibunuh.


-Kesukaran hidup dalam arus
perkauman yang menekan ditambah pula dengan kekurangan harta dan bimbingan
ibubapa, Malcolm Little tenggelam dalam dunia jenayah dan dosa.


-Beliau terlibat dalam
aktiviti haram yang akhirnya mengakibatkannya beliau ditangkap pada 12 Januari
1946 dan dipenjarakan di Massachusetts State Prison di Charlestown bermula pada
27 Febuari 1946.


Islam Mengubah Hidupnya


-Hidupnya berubah setelah
saudara kandungnya memperkenalkannya kepada ajaran yang dibawa oleh Elijah
Muhammad. Elijah, pemimpin Nation of Islam (NOI), memperkenalkan mesej yang
cuba membawa golongan Kulit Hitam di US keluar daripada penindasan perkauman
dan juga mentaliti bahawa warna kulit mereka dan bangsa mereka adalah faktor
yang memberi mereka status yang hina dalam sistem sosial Amerika. Malcolm
membuat keputusan untuk memeluk Islam dan menganuti doktrin itu.


Nation Of Islam


-Enam aspek dalam doktrin
Nation of Islam, yang diperjuangkan oleh Elijah Muhammad.


1. ‘Islam ialah agama sebenar
untuk golongan Kulit Hitam manakala Kristian pula agama untuk musuh iaitu Kulit
Putih’.


2. ‘Kepercayaan bahawa Allah
sebenarnya seorang Kulit Hitam dan orang Kulit Hitam itu tuhan’.


3. Kulit Hitam ialah
‘Golongan Terpilih yang penciptaannya dan asalnya berasaskan kebenaran’.


4. ‘Golongan Kulit Putih
sebenarnya syaitan’.


5. ‘Pengasingan sosial dan
politik daripada golongan Kulit Putih ialah keutamaan yang suci dan mulia’.


6. ‘Keperluan perpaduan kaum
dan dalam Islam di seluruh dunia’. Bertentangan dengan tanggapan yang dicipta
oleh Euro-America, beliau berpandangan bahawa semua penduduk negara membangun
ditakdirkan untuk bersatu kerana mereka semua berasal dari golongan Kaum Asal
(Original People).


Kehidupannya Bersama NOI


-Sejurus selepas menyertai
Nation of Islam (NOI), Malcolm Little menukar namanya kepada Malcolm X dan
menjadi seorang penganut yang begitu gigih dan bersemangat memperjuangkan
falsafah Elijah Muhammad itu. Kekentalan usahanya berdakwah telah membawanya ke
segenap ceruk komuniti Kulit Hitam di US.


-Kegiatan Malcolm bagi pihak
NOI tersebut menimbulkan suasana yang cukup hangat di US pada penghujung 50an dan awal
60an. Ini kerana pada ketika itu di US, gerakan-gerakan hak asasi sedang
bersungguh-sungguh untuk menghentikan semua polisi berbaur perkauman dalam
kehidupan dan masyarakat Amerika.


-Malcolm begitu lantang
mengisytiharkan kepada Kulit Hitam bahawa “Kulit Putih dan Kulit Hitam tidak
boleh hidup bersama-sama dan sebarang usaha untuk bersatu-padu akan membawa
kerugian besar kepada Kulit Hitam”.


-Media golongan liberal Kulit
Putih seperti The New York Times, The Chicago Tribune telah mengecam Malcolm X
dengan label-label seperti “penghasut” dan “pencetus masalah.


Hijrah Malcolm X


-Pada November 1963,
berikutan pembunuhan Presiden John F Kennedy, Malcolm telah mengeluarkan satu
kenyataan yang akhirnya memisahkan dirinya dan Elijah Muhammad.


-Beliau dilaporkan dalam satu
akhbar US sebagai menyifatkan
pembunuhan Presiden itu adalah contoh jelas satu balasan terhadap dosa mereka
(masyarakat US)
sendiri selama ini (frasa asal: chickens coming home to roost). Bagi Malcolm,
masyarakat US
ialah masyarakat yang kejam dan kekejaman mereka telah lama ditujukan kepada
golongan Kulit Hitam. Kepincangan ini tidak perlu dinafikan lagi kerana
hinggakan Presiden sendiri boleh menjadi sasaran pembunuhan yang tidak
berperikemanusiaan.


-Malcolm telah digantung
keahlian selama 90 hari sebagai hukuman dan puak konservatif yg membenci cara
kerja Malcolm melihat hukuman itu sebagai peluang untuk terus menjatuhkannya.


-Masa hadapan Malcolm bersama
NOI hampir berkubur kerana Elijah sendiri semakin sangsi dengan kesetiaan
Malcolm. Ini ditambah lagi apabila rakan-rakan Elijah di Chicago, yang jelas
memusuhi Malcolm, mengambil kesempatan ini untuk meluaskan jurang perselisihan
dua individu ini.


-Pada perspektif seorang
penuntut Islam, perkembangan ini menjadi asas kepada kemunculan Malcolm yang
baru. Dalam erti kata lain, perselisihan ini membuatkan Malcolm memikirkan dan
menilai kembali keseluruhan falsafah perjuangan NOI. Beberapa perubahan besar
dalam diri Malcolm berlaku ketika krisis ini berlangsung.


Hidayah Ketika Haji


-Selepas berpisah dengan
Elijah, Malcolm menukar namanya kepada Malik el Shabazz. Gelaran El Hajj
ditambah setelah beliau kembali daripada perjalanan menunaikan Haji di Makkah.
Malik Shabazz juga telah memilih aliran Sunni Islam sebagai pegangannya.


-Dengan memilih Sunni, beliau
menjadi seorang yang lantang mengkritik bekas ketua dan ajarannya. Dalam
beberapa pertemuan umum seluruh US,
beliau mengaku mendedahkan banyak kepincangan dan penyelewengan dalam ajaran
NOI.


-19 April 1964, Malcolm
menyempurnakan umrahnya dengan tawaf kaabah, minum air zam zam di Telaga Zam
Zam dan berulang-alik dari Safa ke Marwah. Ketika ini Malcolm lihat manusia
semuanya adalah sama rata dan mula yakin bahawa hanya Islam yang dapat
mengatasi masalah perkauman.


-Bertitik tolak daripada
pengembaraannya ke Makkah di mana beliau memerhatikan perpaduan
pemimpin-pemimpin Muslim, Malik Shabazz mula membentuk imej baru dalam dunia
Islam.


-Kesannya, beliau mula
memperkenalkan dengan lebih jelas pegangan ortodoks Islam yang sahih di US. Perubahan
Malcolm X menjadi pemimpin Muslim ortodoks ini turut menjadi mangkin kepada
kelahiran pelbagai pertubuhan Muslim Afrika-Amerika.


-Era awal 1960an menjadi satu
titik penting dalam sejarah Islam kerana pada masa inilah Sunni ortodoks muncul
di khalayak menerusi masjid Malik Shabazz di Harlem dan pelajar muslim antarabangsa
mula menubuhkan persatuan-persatuan pelajar Muslim. Perkembangan dua elemen
inilah yang menjadi asas kepada apa yang wujud pada hari ini.

Pembunuhan Malcolm X


-21 Febuari 1965, di
Manhattan's Audubon Ballroom ketika hendak memulakan ucapan berlaku satu
kekecohan dan seorang lelaki menjerit “Keluarkan tangan kau dari poket aku!
Jangan mengganggu poket aku!”. Beliau ditembak di dada ketika cuba menenangkan kekecohan itu
bersama pengawal peribadinya.

Fahaman Yang Sahih


-Beliau seorang yang berani,
seorang pemidato yang berkarisma dan sangat fasih. Beliau adalah contoh seorang
manusia yang bersungguh-sungguh untuk membawa dirinya keluar daripada belenggu
kemiskinan dan kemunduran ilmu, dua masalah utama yang telah meletakkan
masyarakat Kulit Hitam US
di kelompok terendah masyarakat.


-Beliau seorang
Afrika-Amerika yang telah melontar dirinya ke barisan hadapan untuk menentang
ketidak adilan masyarakat Kulit Putih dengan caranya sendiri yang akhirnya
telah membawanya menerokai siapa dirinya. Beliau seorang yang cukup bijak untuk
menerima kesilapannya seperti yang ditonjolkan ketika beliau meninggalkan NOI
setelah beliau mula sedar pergerakan itu berprinsipkan perkauman semata-mata.


Monday, April 19, 2010

Foto-foto Eksklusif Peninggalan Rasulullah SAW: Menggetarkan, Menyentuh Qalbu Menambah Cinta!!

0 comments


Dipetik dari moeflich.wordpress.com

picture7.jpgBila kita berjauh jarak dengan Nabi Muhammad saw yang berbentang waktu 1.400 tahun… bila kita belum pernah melihat wajah sucinya, sementara kita menyebut namanya setiap hari, kita menghantarkan salam kepadanya setiap hari melalui shalat, shalawat-shalawat dan do’a-do’a yang kita lantunkan, kita memohon syafa’atnya untuk keselamatan kita di akhirat dari pedihnya adzab neraka, tidakkah foto-foto berikut ini mengobati kerinduan kita yang sangat dalam kepada Nabi Agung, Kekasih Allah dan pemimpin yang berperibadi mulia panutan alam?? Titik air mataku begitu melihat langsung baju beliau yang bersahaja dan sudah robek, sandal beliau, keranda beliau yang tak terhalang apapun. Allahu Akbar … serasa dekaaat denganmu ya Rasulullah … Andai aku bisa melihat wajahmu, rontok segala persendianku, tak tahan dengan kenikmatan memandang kemuliaan wajahmu… Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad ….

(Foto-foto ini kebanyakan adalah koleksi yang tersimpan dari berbagai tempat di beberapa negara: Museum Topkapy di Istambul Turki, Yordania, Irak dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Selamat merasakan kelezatan menatap peninggalan-peninggalan ini. Semoga kerinduan kita semakin memuncak kepada Rasulullah, kekasih Allah …)

Allahumma shalli ‘ala sayyidina wa maulana Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam …

the-blessed-shirt-of-prophet-muhammad-saw

The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW (Baju gamis Nabi SAW yang lusuh dan robek-robek. Yaa Allah … betapa sederhananya baju pemimpin dunia yang suci nan agung ..!!)

the-blessed-shirt1-of-prophet-muhammad-saw

The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW (Bagian dari baju gamis Nabi SAW yang sudah sobek)

jubah-rasulullah1

Jubah Nabi Muhammad, Rasulullah SAW

blessed-seal-of-rasool-allah-saw1

The Blessed Seal of Rasulullah SAW (Cap surat Nabi SAW)

copy-of-the-blessed-bowl-of-prophet-muhammad-saw

Mangkuk tempat minum Rasulullah SAW

picture1.jpg

Kunci Ka’bah Masa Nabi Muhammad SAW

the-blessed-foot-print-of-rasool-allah-saw

jejak-kaki-nabi

Jejak Kaki Rasulullah SAW

blessed-hair-of-rasool-allahsaw

rambut-nabi

Beberapa helai rambut Rasulullah SAW

gigi-dan-rambut1

Peninggalan gigi dan rambut Nabi. Itu giginya jelas ya?

Wadah Kotak Gigi Rasulullah SAW

picture4.jpg

pedang2-nabi-dengan-nama-namanya1

pedang2-nabi-dengan-nama-namanya2

pedang2-nabi-dengan-nama-namanya

Berbagai pedang yang pernah dimiliki Nabi dengan nama-namanya yang digunakan untuk menegakkan ajaran tauhid, ketika orang-orang kafir memerangi Nabi dan dakwahnya sehingga harus mengangkat pedang.

Gagang Pedang “Hatf” Nabi SAW tampak lebih jelas

busur-panah-nabi

Busur Panah Nabi SAW

Bendera Rasululullah SAW

blessed-turbine1-of-prophet-muhammad-saw

Sorban-sorban yang pernah dimiliki Rasulullah SAW

Topi Besi Rasulullah SAW

Baju dan barang-barang Rasulullah SAW

blessed-sandals2-of-rasool-allah-saw

blessed-sandal-of-rasool-allah-saw

blessed-sandal1-of-rasool-allah-saw1

Sandal-sandal (terumpah) peninggalan Rasulullah SAW tercinta …

letter-to-nijashi-king-of-habsha

Surat Nabi SAW kepada Raja Nijashi, Raja Habsyah

letter-to-omani-people

Surat Nabi SAW kepada rakyat Oman, Arab Selatan

letter-to-qaiser_e_rome

Surat Nabi SAW kepada Kaisar Romawi abad ke- 7

Surat Rasulullah SAW pada Raja Heraclius

prophets-letter-to-muqauqas-egypt

Surat Nabi SAW kepada Raja Muqauqas, Mesir

Makan Siti Aminah, Ibunda Rasululllah SAW


box-belonging-to-hazrat-fatima-rz

Kotak milik putri tercinta Nabi SAW, Sayyidah Fatimah Az-Zahra R.A.

picture6.jpg

PINTU EMAS MAKAM NABI MUHAMMAD SAW

the-blessed-dust-from-the-tomb-of-the-prophet

The blessed dust from the tomb of the Prophet Muhammad PUBH (Butiran pasir yang diambil dari makam Nabi Muhammad SAW)

picture7.jpg

Keranda dan makam Nabi panutan alam, Nabi Muhammad SAW

Inilah makan Rasulullah SAW dari dalam. Di dalam inikah Nabi Agung nan Mulia berbaring? Allahu Akbar … Makam raja saja, makan Sunan Sunan Gunung Djati saja, kita tidak bebas masuk dan melihatnya. Ini makam Rasulullah kekasih panutan umat manusia, Allaahu Akbar … Bila keranda ini disingkap dan kita bisa melihat tubuhnya yang suci berbaring, terbayangkah bagaimana kita menatap wajahnya?